Rabu, 28 Oktober 2009

Persema ingin tambah striker

Persema Malang masih menyimpan PR berat usai laga away ke Kaltim, yakni dua pertandingan berat lainnya ke kandang Persitara di Jakarta Utara, 8 November dan Pelita Jaya di Bandung, 28 November mendatang dan berjuang mendapatkan stiker asing tambahan asal Asia. Bahkan usai melakoni tur Kaltim, timnya hanya memberi libur tiga hari kepada Muhammad Kamri dkk. "Cukup waktu untuk recovery sebelum ke Jakarta dan Bandung. Pemain kami beri libur tiga hari saja. Itu sudah cukup setelah itu pemain kembali TC di Malang. Laga berikutnya tidaklah ringan dan kami harus mendapat angka dari Persitara dan Pelita Jaya. kami tak bisa mengandalkan angka di kandang saja kalau ingin bertahan di papan atas ISL sesuai target,"tegas Subangkit.

Ia memberi alasan, timnya harus juga bersaing dengan tim-tim lain di luar kandang dan tak ingin timnya pulang dengan tangan hampa dari Jakarta dan Bandung. "Banyak PR yang harus kami kerjakan dan bereskan sebelum pertandingan berikutnya, yakni yang paling utama dari empat laga terdahulu adalah problem finishing dan tambahan striker asing baru. Kami akui, lini depan tim kami belum optimal. Anak-anak sudah bermain bagus tapi selalu kurang beruntung,"tambah Subangkit.

Soal tambahan striker asing Asia, Bangkit-sapaan pelatih asal Pasuruan itu, mengatakan belum juga mendapatkannya hingga sekarang. "Sampai limit waktu dari BLI untuk bisa menambah pemain baru kami terus berupaya mencari pemain berposisi striker, entah dari mana asal negaranya. Yang terpenting kualitas di atas rata-rata striker yang ada dan sesuai kebutuhan tim. Kalau tidak ada, kami harus maksimalkan yang ada dengan terus dipoles lewat uji coba,"ujarnya.

Secara gamblang ia menilai kualitas dan penampilan lini depannya masih labil dan tidak konsisten di empat laga ISL dan ia berharap sebelum laga melawan Persitara dan Pelita jaya telah mendpaatkan striker Asia. Persema sendiri memiliki empat striker, yakni Brima Sanussie Pepito (Sierra Leone), Jairon Faleciano Damasio (Brazil), dan dua penyerang lokal jebolan Tim PON Jatim dan Persema U-23, Harmoko dan Teguh Jaya Angga.

"Kualitas Jairon Feliciano sampai saat ini masih labil dan belum juga berkembang dari satu laga ke plaga berikutnya. Waktu rehat ini kami gunakan untuk berburu striker itu. Kami masih membuka peluang bagi satu striker asing Asia lagi untuk memperkuat barisan depan yang dinilai masih kurang tajam,"tegas Bangkit.

Tidak ada komentar:

Link Exchange

SUPPORTER INDONESIA

Copy Script Ini

  © Inspirat.Net™ | Sebuah Aspirasi dari Ngalamania

Kembali Ke Atas